PERESMIAN STUDIO TERINTEGRASI RRI PADANG

(Padang, Sumatera Barat) - Sabtu 14 November 2015 studio terintegrasi RRI Padang diresmikan, ditandai dengan pengguntingan pita oleh bapak Martoyo selaku direktur SDM LPP RRI pada malam hari.

Peresmian ini juga diiringi dengan serangkaian acara "Apresiasi seni budaya RRI Padang" yang dalam kesempatan ini juga dihadiri langsung oleh Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, dalam kata sambutannya beliau sangat bangga bahwa kota padang memiliki RRI Padang yang sangat bisa mengudara sekaligus turun menyentuh masyarakat dalam hal ini berupaya melestarikan budaya minangkabau.

Pada kesempatan ini juga Bapak Martoyo menerangkan bahwa studio terintegrasi itu adalah studio dimana semua programa itu berada pada satu tempat dan memiliki sebuah studio untuk berdialog yang bisa digunakan oleh semua programa tersebut.

Selain itu diawal acara "Apresisasi Seni Budaya RRI Padang", Kepala stasiun RRI Padang bapak Mirza juga menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada semua pimpinan dan elemen masyarakat Sumatera Barat yang telah memberikan kepercayaannya kepada RRI Padang sebagai media perekat bangsa.

Acara apresisas seni ini diisi oleh acara saluang dan juga randai yang merupakan seni tradisional minang kabau, pada kesempatan ini juga diisi oleh pakar - pakar yang kompeten di bidangnya dan langsung terjun untuk meniup saluang yaitu para akademisi dari Fakultas Seni Budaya Universitas Andalas termasuk juga bapak Musra Dahrizal "Mak Katik" pemeran Mak Datuak dalam film "Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck", sedangkan randai ditampilkan oleh para siswa - siswi dari SMK Negeri 7 Padang.